Saat Duka Mengapa Orang Nonton Film Sedih?

Saat Sedih Mengapa Orang Nonton Film Sedih Saat Sedih Mengapa Orang Nonton Film Sedih?
Saat duka lazimnya orang melakukan kegiatan yang sanggup menetralisir kesedihannya. Sebagian orang melakukan kegiatan yang mengasyikkan yang menghasilkan mereka "lupa" akan kesedihannya. Namun tak jarang orang yang justru melakukan kegiatan yang terkesan memperbesar kesedihannya.

Menurut suatu studi baru, kegiatan menyerupai menyimak musik duka sampai menonton film yang menyedot air mata menjadi kegiatan favorit dari mereka yang mempunyai urusan dengan kekerabatan asmara. Kegiatan tersebut ternyata justru sanggup menghasilkan mereka lebih suka alasannya merupakan sanggup mencerminkan perasaan mereka.

Para peneliti berhipotesa, musik, film, dan lukisan duka mendatangkan sensasi emosional yang serupa dengan kawan yang berempati bagi mereka yang sedang sedih.

"Emosi yang didapat dari produk seni sungguh penting bagi kebahagiaan diri," ujar para peneliti. Musik, film, lukisan, atau novel yang cocok dengan perasaan dan mood yang sedang dicicipi lebih diapresiasi di saat seseorang sedang merasa duka akhir kekerabatan asmara yang gagal.

Studi yang dipublikasi dalam Journal of Consumer Research ini melakukan survei dengan menanyakan akseptor ihwal musik apa yang mereka pilih pada suasana apapun.

Para peneliti mendapatkan bahwa para akseptor lebih condong memutuskan musik "amarah" di saat dihadapkan pada suasana frustrasi. Para peneliti juga mendapatkan akseptor lebih memutuskan musik duka di saat sedang mengalami problem pada kekerabatan asmara mereka.

Setelah mengecek hasilnya, para peneliti studi menyimpulkan bahwa orang condong memutuskan seni yang mencerminkan perasaan mereka dikala mereka sedang mempunyai urusan dengan suatu kekerabatan asmara.

"Orang mencari seni menyerupai musik, film, novel, dan lukisan untuk mengambil alih perasaan kehilangan dan kekerabatan asmara yang bermasalah," pungkas para peneliti.

Post a Comment

0 Comments