Pria Tiga Kali Sering Berbohong Ketimbang Perempuan

Pria Tiga Kali Sering Berbohong ketimbang Perempuan Pria Tiga Kali Sering Berbohong ketimbang Perempuan
Setiap orang niscaya pernah sesekali berbohong untuk menutupi kesalahan yang dilakukan. Namun suatu fakta yang mengagetkan mengungkapkan bahwa lelaki tiga kali lebih sering berbohong ketimbang perempuan. Fakta ini dikemukakan oleh situs pemberi potongan harga untuk banyak sekali barang-barang di Inggris.

Menurut survei yang dilaksanakan terhadap 2.531 orang remaja di Inggris ini, 52 persen lelaki berbohong tiga kali setiap hari. Sedangkan 14 persen yang lain mengungkapkan bahwa mereka berbohong lebih dari lima kali setiap harinya. Jika dihitung, lelaki dapat berbohong hingga 1.000 kali per tahun.

Sebagai perbandingan, 57 persen wanita yang disurvei mengungkapkan bahwa mereka cuma berbohong sekali dalam sehari. Sebanyak 17 persen yang lain berbohong tiga kali sehari.

Namun, walaupun kita semua tahu bahwa berbohong bukanlah langkah-langkah yang baik, nyatanya belum siapa saja merasa bersalah sehabis melakukannya. Hanya 23 persen lelaki yang merasa bersalah sehabis berbohong. Bandingkan dengan 62 persen perempuan, yang merasa bersalah sehabis berbohong.

"Kejujuran merupakan hal yang sungguh langka belakangan ini. Namun mengingat kenyataan bahwa kebohongan ini telah dilaksanakan dengan terencana setiap hari, susah untuk menyaksikan adanya pergantian dari bohong jadi jujur dalam waktu dekat," ungkap Mark Pearson.

Apa argumentasi paling lazim untuk berbohong? Survei ini mengungkapkan bahwa 45 persen lelaki mengungkapkan bahwa mereka paling kerap berbohong alasannya merupakan tidak melaksanakan hal-hal yang semestinya mereka lakukan. Sekitar 71 persen lelaki mengaku bahwa mereka berbohong terhadap teman, anggota keluarga, dan rekan kerja untuk mempertahankan perasaan orang-orang terdekat ini.

Selain itu, lelaki masih punya daftar kebohongan lain menyerupai "Aku telah melakukan kiprah itu, kok" (45 persen), "Maaf, tadi nggak ada sinyal" (41 persen), "Aku lagi di jalan" (39 persen), "Aku nggak lihat ada sms dari kamu" (35 persen), dan "Aku nggak lirik-lirik wanita lain" (30 persen).

Sementara itu, wanita berbohong wacana emosi dan perasaan mereka dengan menyampaikan "Aku baik-baik saja" (27 persen), "Aku sedang dalam perjalanan" (26 persen), "Benda itu telah dijual, kok" (39 persen), "Kamu memang sungguh-sungguh baik, ya" (19 persen), dan "Maaf, tadi nggak ada sinyal" (16 persen).

Lalu siapa yang sering menjadi sasaran kebohongan ini? Ternyata, 31 persen lelaki atau wanita mengakui bahwa mereka sering berbohong pada atasan mereka. Sedangkan 27 persennya berbohong pada anggota keluarga dan teman-teman, serta 22 persen yang lain berbohong pada kekasih.

Post a Comment

0 Comments